Home / Madiun

Selasa, 27 Juli 2021 - 06:39 WIB

Tekan Kasus Positif, Desa Krandegan Buat Posko Covid 19

Reporter :  Dimas Salem

Madiun, beritajurnal.com, – Pemerintahan Desa Krandegan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, ambil bagian dalam hal mengingatkan masyarakat untuk taat dan disiplin penerapan Protokol Kesehatan (Prokes), selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Madiun.

Dalam hal ini Pemdes Krandegan bersama TNI, Polri dan Satgas Covid 19 melakukan sosialisasi secara berkala memantau prilaku masyarakat di dalam menjalani tatanan kehidupan era baru dan aktivitas masyarakat sejak Pandemi Covid 19 dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

“Giat pemantauan penerapan Protokol Kesehatan dilakukan secara rutin oleh Pemdes bersama petugas Babinsa dan Babinkamtibnas selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat,” Kata Supriadi, Sekdes Krandegan, Senin (26/7/2021).

Supriadi, mengungkapkan, kesadaran masyarakat untuk taat Protokol kesehatan sangat membantu Pemerintah menekan laju kasus Covid 19 serta mempermudah pemantauan penerapan PPKM Darurat di Desa Krandegan. Terutama kedisiplinan terkait penggunaan masker saat beraktivitas untuk memutus rantai penyebaran Covid 19.

Supriadi, Sekdes Krandegan

“Dari hasil pemantauan dilapangan, pada umumnya masyarakat sudah banyak yang memakai masker dan menjalankan Prokes. Hanya saja masih ada beberapa aktivitas warga yang masih melakukan kegiatan melebihi ketentuan, misalnya seperti kegiatan jual beli di toko dan warung yang dibatasi hanya sampai pukul 20.00 WIB,” Ungkapnya.

Sementara terkait pengendalian kegiatan di masyarakat selama Pandemi Covid 19, sesuai Intruks Bupati Nomor 4 Tahun 2021, Desa Krandegan membuat Posko Covid 19 dan melakukan sosialisi PPKM Darurat serta melaksanakan Patroli rutin bersama Tiga Pilar menyusuri jalan jalan desa untuk mencegah kemungkinan adanya kerumunan.

Lebih lanjut Sekdes Krandegan, menuturkan, selama masa PPKM Darurat masyarakat boleh melaksanakan hajatan dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan dengan ketentuan ketentuan antara lain, penempatan kursi undangan maksimal 20 dengan dan ada penanggung jawab penyediaan alat Prokes seperti, alat cuci tangan, masker dan Hand Sanitizer.

“Dan penanggung jawab atau panitia ini diharuskan selalu berkoordinasi dengan Satgas Covid agar hajatan berjalan lancar, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan” Tuturnya.

Sekdes Krandegan, menghimbau kepada seluruh warga desa untuk mematuhi peraturan pemerintah dengan tetap memakai masker saat beraktivitas diluar maupun dalam rumah, menghindari kerumanan dan tidak melakukan perjalanan keluar kota jika tidak ada kepentingan mendesak agar kasus positif Covid 19 tidak bertambah.

“Semoga dengan kepatuhan masyarakat dalam penerapan Prokes di masa PPKM Darurat wabah Corona segera berakhir dan aktivitas disemua sektor kembali berjalan normal,” Pungkasnya.(Lem/adv)

Share :

Baca Juga

Madiun

Usir Pagebluk, Sanggar “Cipto Roso” Lakukan Ritual Ruwatan Covid 19

Madiun

Upaya Pencegahan Gangguan Kamtibmas Pasca Kerusuhan 22 Mei Dan Sengketa Pemilu 2019 di Kabupaten Madiun

Madiun

Perwira TNI AU Harus Punya Skenario Kerja

Madiun

Mau Tahu Tarif Prostitusi Online di Madiun ?

Madiun

“Masyarakat Jangan Takut Wartawan”

Madiun

“Mbah Danoen” Pecel Dari Kedondong

Madiun

Mutasi Dan Pengambilan Sumpah Jabatan Dilingkup Pemkab Madiun Percepat Serapan Anggaran

Madiun

Saksi Mengatakan Ada Pesta Miras Sebelum Melakukan Penusukan