Home / Ponorogo

Minggu, 17 Februari 2019 - 12:46 WIB

Tewasnya Wanita Tergorok Gerinda, Pelakunya Suami Korban, Ditembak Kakinya

 

PONOROGO, –  Teka-teki tewasnya Ismiyati (46) warga Kelurahan Jingglong Ponorogo dengan tenggorokan luka terkena sayatan gerinda (alat pemotong keramik) akhirnya terkuak.    Korban yang semula dianggap bunuh diri rupanya dibunuh.

Pelakunya tidak lain suaminya, Edi Purwanto. Dia ditangkap polisi di rumah istri keduanya (siri), di Kendal, Jawa Tengah. Karena sempat ada perlawanan saat ditangkap pelaku ditembak kakinya.

 

“Nggak tau ada setan apa tau-tau kok kejadiannya begitu. Saya tidak membunuh tapi secara tidak sengaja itu, rebutan gerinda. Dia yang megang sendiri gerindanya saya halangi tetap kena ke lehernya,” tutur Edi saat ditemui wartawanwar RS Aisyiyah untuk perawatan luka tembak, Minggu (17/2/2019).

Menurut Edi, istrinya sering berniat bunuh diri. Alasan utamanya karena ekonomi. Sudah 5 bulan terakhir, uang sekolah anak bungsunya menunggak. Bahkan cicilan motor juga terhenti karena tidak adanya uang.

Karena kejadian tersebut, lanjut Edi, dia pun merasa ketakutan dan memilih kabur ke Kendal, Jateng tempat istri keduanya. Dalam pelariannya, Edi mengaku menyesal dan ingin menyerahkan diri ke polisi.
“Saya berusaha cari uang, kerja ke sana sini belum dapat uang,” jelas pria yang bekerja sebagai tukang bangunan ini.

Pagi itu, Kamis (14/2) lalu terjadi percecokan antar suami istri ini. Penyebabnya, anak bungsunya yang saat ini kelas 1 SMA tidak bisa ikut study tour ke Yogyakarta karena tidak ada uang.

“Ya pagi itu cekcok, istri saya sempat saya pukul 3 kali. Terus ganti pakai gerinda itu sama dia dinyalain, saya halangi. Sempat didekatin ke lehernya akhirnya kena,” tukas dia. “Belum nyerahin diri, sudah ditangkap,” pungkas dia. (dtk)

Berita ini telah dibaca 141 kali

Share :

Baca Juga

Meriah, Pentas Seni Akhir Tahun SDN 1 Jingglong
Kebakaran SPBU Sinduro Dipicu Mobil Zebra Diduga Korsleting
SPBU Sinduro Terbakar
Diduga Oplos BBM, Sebuah SPBU di Ponorogo Disegel
Serunya Festival Balon di Ponorogo
Diduga Kurang Kuasai Jalan, Mobil Terperosok ke Parit
Jarum Infus Masih Manancap, Seorang Polisi Nekat Terjun dari Jembatan
Pemkab Ponorogo Berusaha Pulangkan 52 Warga Terdoktrin Kiamat