Peristiwa /  -

THR dan Gaji 13 Cair Bareng Sebelum Lebaran

Juni 4th, 2017 | Posted in Peristiwa | |
2017-12-16 08:53
Pemprov Jatim memastikan kesiapan anggaran untuk pencairan gaji ke-13 dan ke-14 untuk aparatur sipil negara (ASN).

Hanya saja, pencairannya masih menunggu peraturan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mencairkannya.

“Saya harap nanti cairnya sebelum Hari Raya Idul Fitri, agar lebih bermanfaat. PP (peraturan pemerintah)-nya sudah ada. Tinggal surat dari Kementerian Keuangan. Jika surat itu turun, siap dicairkan gaji ke-13 dan 14 karena anggaran sudah siap,” kata Sekdaprov Jatim Akhmad Sukardi ketika dikonfirmasi.

Menurut dia, total anggaran yang sudah disiapkan untuk gaji tersebut mencapai Rp 423,49 miliar. Anggaran tersebut berasal dari APBD Jatim yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).

“Pokoknya kami tunggu PP dan surat dari Dirjen Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan. Sebab, pencairan tersebut harus ada petunjuk dari Pemerintah Pusat. Besok diminta cair, ya kami cairkan. Tinggal tunggu perintah saja,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Kementerian Keuangan memastikan, gaji ke-14 akan cair menjelang Hari Raya Idul Fitri. Gaji ke-14 ini alias tunjangan hari raya (THR) akan turun sebelum para PNS menerima gaji bulanan yang ke-13.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, mengatakan, pihaknya meyakini tidak akan menurunkan secara serentak antara gaji ke-13 dan gaji ke-14. Nantinya untuk gaji ke-13 akan diturunkan pada penghujung bulan Juni atau awal Juli, sedangkan gaji ke -14 akan turun seminggu sebelum datangnya Lebaran.

“Kalau yang gaji ke-13 tujuannya untuk bantu biaya anak sekolah, jadi bisa di penghujung Juni atau awal Juli. Sementara gaji ke-14 namanya THR kita akan berikan sebelum Lebaran. Lebaran kan maju 27 Juni kemungkinan, ya seminggu sebelum Lebaran yang THR,” ujarnya.

Askolani melanjutkan, untuk gaji ke-13 dan 14, dia menganggarkan masing-masing Rp 7 triliun sampai Rp 8 triliun. Jumlah tersebut masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, tidak adanya kenaikan anggaran ini disebabkan tidak adanya kenaikan gaji pokok terhadap ASN. Sehingga anggaran untuk THR atau gaji ke-13 dan gaji ke-14 masih tetap sama dengan tahun sebelumnya.

“Kemungkinan hampir sama, sebab tidak ada kenaikan gaji pokok dan tidak ada tambahan pegawai. Antara Rp7-8 triliun bisa lebih dikit,” katanya.

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.