Madiun /  -

Tidak Terima Rekanya Ditahan Wartawan Ancam Kapolsek Wungu

Agustus 29th, 2018 | Posted in Madiun | |
2018-12-12 00:50

 

Reporter : Salem

 

MADIUN, – Aparat kepolisian dari Polsek Wungu, Kabupaten Madiun, menangkap seseorang yang mengaku sebagai wartawan bernama Suhartono (40) warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang diduga melakukan pemerasan terhadap seorang PNS di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Kapolsek Wungu, AKP Nuryadi SH, mengatakan, setelah penangkapan tersangka pelaku dugaaan pemerasan tersebut beberapa orang yang juga mengaku sebagai wartawan mendatangi Polsek Wungu dan meminta tersangka dibebaskan.

 

Suasana tegang saat berada di Mapolsek Wungu. (foto Jurnal/Salem)

 

“Sudah saya jelaskan dengan tegas bahwa tersangka tidak bisa dibebaskan. Ada prosedur hukum jika menuntut pembebasan tahanan. Sebagai lembaga negara Polisi tidak bisa membebaskan tersangka begitu saja,” Kata AKP Nuryadi SH.

Sempat terjadi perdebatan antara Kapolsek dengan seorang yang mengaku sebagai Kabiro Media Metro Jatim wilayah Kabupaten Magetan yang didampingi satu orang anggota LSM Geram. Meraka mengancam akan melaporkan Kapolsek ke Propam jika rekanya tidak segera dbebaskan.

“Dalam penanganan kasus ini Polisi.sudah sesuai prosedur berdasarkan laporan dan beberapa alat bukti dan keterangan pelapor dan tersangka. Kalau mereka ingin melapor ke Propam ya silahkan,” Tegas AKP Nuryadi SH.

 

AKP Nuryadi : Ada prosedur hukum jika menuntut pembebasan tahanan. (foto : Jurnal/Salem)

 

Sementara menurut Kabiro Media Metro Jatim wilayah Kabupaten Magetan, Yani, mengatakan, anak buahnya harus dikeluarkan. Karena dia yakin yang dilakukan Suhartono bukan pemerasan tetapi biaya pemuatan berita profil sebagai kerja sama dengan anak buahnya.

“Tetap akan saya laporkan ke Propam jika anak buah saya tidak dikeluarkan malam ini juga. Karena Polisi telah melanggar undang undang dengan menahan dan menghalang halangi wartawan. Kapolsek atos saya lebih atos,” Ujar Yani, usai menemui Kapolsek Wungu.

Diberitakan, penangkapan Suhartono, bermula dari laporan seorang PNS yang datang ke Polsek Wungu, setelah didatangi dan diancam akan diberitakan oleh Suhartono, yang mengaku wartawan dari media Metro Jatim, sambil menunjukan beberapa rekaman foto korban.

Korban yang merasa ketakutan akhirnya menuruti permintaan dengan membayar uang sebesar 3 juta kepada pelaku dan diberi 700 ribu sebagai uang muka. Namun belum sempat menikmati hasil perasanya, Suhartono keburu ditangkap dan ditahan di Polsek Wungu, Polres Madiun, Jawa Timur.(lem)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.