Madiun /  -

Tukang Tambal Ban Gasak Rumah Kos Milik Mertuanya Sendiri

Agustus 10th, 2017 | Posted in Madiun | |
2017-08-17 06:06

MADIUN, (beritajurnal) – Aksi pencurian rumah kost kembali terjadi. Sebuah Laptop merk Asus Core 15 dan satu Kamera Digital merk Canon 1000D plus lensa teleskop milik YS raib.

Aksi pencurian dirumah kos Jl. Tanjung Manis, Kelurahan Manisrejo, diketahui korban tanggal 6 Agustus 2017 setelah kembali dari luar kota sejak bulan Maret 2017 dan mendapati barangnya tidak ada di tempatnya.

“Mendapati beberapa barang berharganya hilang korban melapor ke Polsek Taman dan ditindak lanjuti anggota hingga penangkapan tersangka,” kata Kassubag Humas Polres Madiun Kota, AKP Ida Royani, Rabu (9/8/2017).

Modus tersangka dalam melakukan aksinya, lanjut AKP Ida Royani, dengan masuk ke rumah kos yang tidak lain milik mertuanya melalui pintu belakang. Bahkan warga tidak curiga meski mengetahui tersangka sering masuk ke rumah kos.

“Jadi warga sendiri tidak curiga ketika tersangka terlihat beberapa kali masuk ke rumah kos. Karena diketahui pelaku adalah anak menantu dari pemilik¬† kos,” ungkapnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Taman, AKP Suroso, menyampaikan, setelah mendapat laporan  langsung bergerak dan menangkap tersangka dirumahnya di kelurahan Madiun Lor, kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

“Beberapa alat bukti berhasil kita amankan dari beberapa lokasi. Karena hasil curian sudah dijual oleh tersangka ke orang lain dan tukang servis di wilayah kota madiun,”terang AKP Suroso.

Diberitakan, polisi menangkap Dedi, warga kelurahan Madiun Lor, kecamatan Manguharjo, karena melakukan aksi pencurian dirumah kos milik mertuanya sendiri Jl. Tanjung Manis, Kelurahan Manisrejo, Kota Madiun.

Dalam aksinya Dedi yang berprofesi sebagai tukang tambal ban ini masuk kerumah kos yang sedang ditinggal pergi dan berhasil mencuri satu buah laptop dan camera digital senialai puluhan juta rupiah.

ari pemeriksaan polisi, pelaku mengaku terdesak kebutuhan keluarga dan saat itu melihat di rumah kost nampak sepi. Pelakupun masuk melalui pintu belakang dan masuk di salah satu kamar yang tidak terkunci ditinggal pergi penghuni kost. Tak berlama lama pelaku berhasil membawa kabur sebuah laptop dan kamera digital.

“Laptop dijual 800 ribu dan kamera 250 ribu dan hasilnya digunakan untuk kebutuhan hidup sehari hari. Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara,” pungkas AKP Suroso.(lim)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.