Madiun /  -

Tunggu Jadwal Sidang, Kecamatan Minta Kades Sareng Tidak Ditahan

Agustus 12th, 2017 | Posted in Madiun | |
2017-10-19 21:50

Madiun, JURNAL – Kasus penganiayaan yang melibatkan oknum kepala desa Sareng, kecamatan Geger, kabupaten Madiun memasuki babak baru dan masuk di Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, sejak tanggal 2 Agustus 2017 lalu.

“Sebenarnya berkas perkaranya sudah dilimpahkan dari penyidik sejak awal bulan Juli lalu. Tapi tersangka baru diserahkan tanggal 2 Agustus ini,”kata Andi Rachman, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten¬† Madiun, Jum’at (11/8/2017).

suasana di kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun

Lebih lanjut Andi mengatakan, jarak waktu pelimpahan berkas perkara dan penyerahan Budiono yang dinilai lama merupakan hak penyidik Polres Madiun. “Itu hak penyidik, Kejaksaan hanya segera menindak lanjuti dan tinggal menunggu jadwal sidang di Pengadilan,”terangnya.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten  Madiun, ini juga mengungkapkan, pihak kejaksaan tidak melakukan penahanan terhadap tersangka dengan beberapa pertimbangan dan permintaan dari pihak kecamatan dengan dalih pertimbangan pelayanan masyarakat.

“Tersangka tidak ditahan karena ada jaminan dari pengacara dan pihak keluarga. Juga atas permintaan pihak kecamatan dengan dalih pertimbangan pelayanan,”ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, oknum kepala desa Sareng, kecamatan Geger, kabupaten Madiun, Budiono, harus berurusan dengan hukum karena menganiaya Joko, Sutrisno, warga desa Jatisari, kecamatan Geger, kabupaten Madiun.

Perkara penganiayaan yang ditangani Polsek Geger kembali mencuat setelah korban kembali melaporkan tersangka ke Polres Madiun setelah selama hampir empat bulan perkara ngendon di Polsek Geger.(Lim)

Suka Artikel ini, Bagikan!
  • Twitter
  • Facebook

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.