Home / Madiun

Rabu, 14 Oktober 2020 - 16:14 WIB

UMKM Bertahan Ditengah Pandemi Covid – 19

Reporter : Dimas Salem

Madiun, beritajurnal.com – Usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM merupakan salah satu instrumen penting dalam rantai ekonomi yang terdampak paling kecil ditengah pandemi Covid – 19. Pembinaan dan pemantauan kegiatan UMKM perlu dilakukan untuk menjaga stabilitas melalui pembinaan dan pelatihan untuk mendongkrak kwalitas produk pengusaha mikro.

“Karena ini sangat membantu pemerintah untuk pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional akibat wabah Corona khususnya di kabupaten Madiun,”Kata Indra Setiawan, saat membuka kegiatan pembinaan dan pelatihan ketrampilan kerja, di Saradan, Senin (12/10/2020).

Meski dampak Covid – 19 relatif kecil untuk penggiat UMKM namun pemerintah melalui dinas terkait akan melakukan pemantauan secara berkala untuk menjaga stabilitas pasar dan kwalitas produk. “Sejujurnya pelaku UMKM yang terdampak Covid 19 relatif sedikit namun begitu harus tetap diwaspadai,” Ungkapnya.

Kepala Dinas, Koperasi dan UM, menuturkan, Pemerintah kabupaten Madiun akan terus melakukan peningkatan pelatihan dan pembinaan terhadap pengusaha mikro agar lebih eksis ditengah pandemi Corona. “Pada kondisi saat ini justru dari pengusaha mikro yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian di kabupaten Madiun,” Tuturnya.

Indra Setiawan, Kepala Dinas, Koperasi dan UM Kabupaten Madiun

Sementara pemateri LPKS Bangkit Mandiri Wanita, Luluk Syofiatun Ekaningsih, SE, menerangkan, materi pelatihan pada kegiatan kali ini merupakan peningkatan dari materi pelatihan yang sudah dilakukan sebelumnya dengan memanfaatkan bahan bahan dari lingkungan untuk dibuat produk UMKM yang memiliki daya jual tinggi.

Salah satu model pelatihan

“Pelatihan hari ini untuk peningkatan yang lebih inovatif sehingga produk kita mudah disukai oleh pangsa pasar dengan memanfaatkan media digital,” terang Luluk.

Kegiatan pembinaan dan pelatihan ketrampilan kerja bagi tenaga kerja dan masyarakat pelatihan ketrampilan (CRAFT) cukai tahun anggaran 2020 diikuti oleh pengusaha mikro dari sebanyak 11 desa dari beberapa kecamatan di kabupaten Madiun.(lem/ad)

Share :

Baca Juga

Madiun

Dimas Ditangkap Dipasar Joyo

Madiun

Judi Dan Peredaran Miras Menjadi Perhatian Polres Madiun Kota

Madiun

Silaturahmi dengan Ketua Perguruan Silat, Kapolres Madiun Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan

Madiun

Terinspirasi Nenek Moyang, Warga Doho Cegah Corona Pakai Tandon

Madiun

Terlilit Hutang Seorang Pria Ditemukan Tewas Dirumah Calon Mertua

Madiun

Hindari Pengendara, Bus Sumber Selamat Terguling, 7 Penumpang Luka

Madiun

Razia Tempat Hiburan Tim Opsgabtib Amankan 9 Anak Dibawah Umur

Madiun

Kapolres Madiun : Madiun Sebagai Perlintasan Miras