Home / Pacitan

Kamis, 4 Maret 2021 - 19:06 WIB

Wonosidi Desa Wisata : Menyulap Sampah menjadi BBM

Reporter : Danur Suprapto

Pacitan, beritajurnal.com, – Rangkaian kegiatan pengelolaan limbah sampah berbasis ekonomi sirkular yang ada di Desa Wonosidi tersebut mendapat apresiasi dari Berbagai kalangan, baik dari Masyarakat setempat , Pemerintah dalam negeri dan luar negeri, termasuk Griffith University

Dalam merespon hal tersebut Bupati Pacitan Indartato beserta jajaran nya , Pada Khamis 4/03/21 meninjau Tempat Pengelolaan sampah di Desa Wonosidi Tersebut, Bupati sangat Mengapresiasi kegiatan Inovatif yang ada di sebelah Timur utara Kabupaten Pacitan tersebut

” Saya sangat mengapresiasi dengan kelincahan beliau berdua ini, bisa menjadikan Desa wonosidi menjadi Desa Wisata Edukasi, Desa pengelola sampah berbasis Ekonomi Sirkular, Tentu tidak mudah karena sampah plastik adalah limbah yang kita hadapi bersama selama ini, namun berkat kegigihan mereka bisa menjadi nilai ekonomi” Ungkap Indartato

Bupati Indartato Menambahkan Bahwa pihaknya Bangga atas adanya inovasi yang luar biasa ini, Menurutnya kewajiban pemerintah daerah mendukung agar bersama sama nantinya sukses bahkan bisa di jadikan pilot projek.

Yuli Triyatman Pimpinan Kelompok Masyarakat Manggala Wonosidi, Menerangkan bahwa dalam melaksanakan progam ini awalnya tidak mudah, namun berkat pelatihan dan upaya upaya pemahaman kesadaran bisa teratasi bersama

“Sebagai bentuk kerja keras sampah di pilah menjadi 9 bagian terlebih dahulu,niatan kita memang mengurangi permasalahan sampah yang ada saat ini, dan kemudian baru di ubah menjadi nilai ekonomi” Terang Yuli Triyatman

Pada Khamis 4 Maret 2021 ,Di Papringan Desa Wonosidi Kecamatan Tulakan Kegiatan Kelompok Masyarakat Mangala Wonosidi yang mengubah limbah sampah plastik menjadi Bahan bakar minyak , sejenis Pertamak, bensin ,minyak tanah dll ini, di kunjungi oleh Bupati Pacitan Indartato beserta rombongan.

Dalam sambutanya Indartato menyampaikan bahwa inovasi masyarakat yang di pandegani oleh Greenwave dan KMPG“Manggala Wonosidi ini sangat luar biasa, menurutnya ini Sebuah inovasi baru yang tadinya limbah dijadikan barang yang sangat bermanfaat bahkan mempunyai nilai ekonomi

Dalam rangka mendukung komitmen pemerintah Indonesia dalam Our Ocean Conference untuk mengurangi sampah plastik 70% pada tahun 2025, Bupati Pacitan meresmikan Desa Wonosidi sebagai Desa Wisata Edukasi Ekonomi Sirkular di Sekretariat Manggala Wonosidi

Webri Veliana, Ketua Umum Greenwave NGO, mengatakan Kegiatan ini merupakan bagian kecil dari rangkaian kegiatan seluruh Pemangku Kepentingan dalam berkolaborasii menjadikan desa Wonosidi sebagai prototype implementasi pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di Desa Wonosidi yang melibatkan beberapa pemangku kepentingan baik dari dalam maupun luar negeri, diantaranya Masyarakat dan Pemerintah Desa Wonosidi, KMPG“Manggala Wonosidi” Pemerintah Daerah Kab Pacitan, Australia Global Alumni, Griffith University, Women’s Earth Alliance dan Greenwave NGO.( dnr)

Share :

Baca Juga

Pacitan

Forkompinda Pacitan Pantau Pelaksanaan Natal

Pacitan

Kecewa Lagi, Aksi PMII Gagal Audensi dengan Wakil Rakyat

Pacitan

Banjir Hantam Pondasi Jembatan Arjosari, Arus Lalin Tersendat

Pacitan

Gempa Berkekuatan 5 SR di Pacitan, Tidak Menimbulkan Tsunami

Pacitan

Kapolres Pacitan Hadiri Pengesahan Warga Baru PSHT 2019

Pacitan

Dua Jam di Pacitan, Jokowi Kunjungi Tanggul Jebol Hingga Pondok Tremas

Pacitan

LPKP Pacitan Curigai Adanya Gudang Makanan di Pacitan

Pacitan

Pasutri Rumah Kardus Sentuh Hati Relawan Wiwik Prayitno