Home / Madiun

Jumat, 17 Juni 2022 - 20:09 WIB

Beri Perlindungan Bagi Pelaku Usaha Mikro, Pemkab Madiun Gratiskan Biaya Hak Merek

Reporter : Salem 

Madiun, – Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UM memfasilitasi 50 pelaku Usaha Mikro (UM) untuk mendapatkan Hak Merek secara gratis guna melindungi pelaku Usaha Mikro (UM) dari resiko klaim nama produk dari perusahaan lain.

Kepala Bidang Pemberdayaan UM, Dyah Kuswardani, mengatakan sebelum menetapkan 50 pelaku UM yang mendapatkan Hak Merek secara gratis Dinas Perdagkop dan UM terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada sekitar 70 pelaku UM dari seluruh wilayah Kabupaten Madiun yang memenuhi kreteria tertentu diantaranya, sudah mempunyai legalitas usaha NIB dan ijin edar PIRT.

“Ada dua kegiatan yang kita laksanakan, pertama Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan Proses Seleksi. Bagi peserta yang terpilih akan mendapatkan Fasilitasi Hak Merek secara gratis dari Dinas,” kata Dyah Kuswardani, Kamis (16/6/2022).

Dyah Kuswardani, lebih lanjut menyampaikan untuk melindungi brand produknya pelaku UM agar melakukan pendaftaran Hak Merek supaya tidak timbul konflik dikemudian hari, jangan sampai setelah produknya terkenal pemasarannya bagus ternyata merknya sudah milik perusahaan lain sesuai UU No 20 tahun 2016 Tentang merk dan informasi geografis akan ada sangksi tertentu. “Karena jika sudah didaftarkan merk, nama produknya tidak bisa di klaim oleh pihak lain. Dan ini berlaku untuk semua pelaku UM baik Mamin, kerajinan dan fashion,” urainya.

Kepala Bidang Pemberdayaan UM, Dyah Kuswardani

Menurutnya, program Hak Merk Gratis yang dilaksanakan merupakan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun kepada pelaku Usaha Mikro agar usahanya berkembang dan memiliki jangkuan pemasaran yang lebih luas serta mambangkitkan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid 19 .

“Secara legalitas semua pelaku UM harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai syarat atau kreteria untuk bisa mengikuti program Hak Merek gratis. Sedangkan untuk pelaku UM makanan dan minuman (Mamin) sudah memiliki PIRT,” ungkap Kepala Bidang Pemberdayaan UM Dinas Perdagkop dan UM Kabupaten Madiun.

Dalam hal ini, Dinas Perdagkop dan UM Kabupaten Madiun bekerjasama dengan pihak ke Tiga dari Pusat Inovasi dan Kekayaan Intelektual LPPM Universitas Merdeka (Unmer) Malang sebagai pendamping dan nara sumber kegiatan Sosialisasi dan Fasilitasi Hak Merek yang dilaksanakan di ruang Rapat Dinas Perdagkop dan UM Kabupaten Madiun pada 14 hingga 16 Juni 2022.

“Kita bekerjasama dengan LPPM Unmer Malang sebagai nara sumber sekaligus konsultan pendamping pelaksanaan program Hak Paten Merek gratis untuk pelaku UM yang lolos kreteria sebanyak 50 pelaku UM di Kabupaten Madiun,” pungkas Kepala Bidang Pemberdayaan UM Dinas Perdagkop dan UM Kabupaten Madiun (lem/adv).

Share :

Baca Juga

Madiun

Edan, Main Kuda Lumping di Karoke Digerebeg

Madiun

Truk Terguling Timpa Mobil Bermuatan Peralatan Medis dan Obat-obatan

Madiun

Cegah Banjir Di Kebondalem Desa Glonggong Bangun Drainase

Madiun

Bawa Kabur Kendaraan, Wage Diringkus Polisi

Madiun

Manajemen Sugeng Rahayu Minta Pengendara Motor Bertanggung Jawab

Madiun

KASBI-SBM Dukung Pencabutan Instruksi Presiden/Inpres Nomor 9 Tahun 2013

Madiun

WARTAWAN PROTES KINERJA DINAS KOMINFO KABUPATEN MADIUN

Madiun

Cegah Narkoba di TNI, Kodim Madiun Gelar Tes Urine