Home / Madiun

Selasa, 3 April 2018 - 14:28 WIB

AIPDA Atok Tewas Saat Kejar Mobil Avanza

 

Selasa (03/04/2018)

Reporter : Salem

 

 

MADIUN, – Dua anggota Polres Madiun Kota, terlibat laka lantas yang mengakibatkan AIPDA Atok Wahudi, seorang anggota opsnal unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Madiun Kota meninggal dunia dan satu anggota Bripka Johan Hari mengalami luka luka.

 

Jenazah AIPDA Atok saat tiba di RSU dr Soedono Madiun. (foto istimewa)

 

Dikutib dari rri.co.id, kejadian bermula saat AIPDA Atok Wahyudi dan Bripka Johan Hari melaksanakan tugas operasi atau razia di simpang lima Te’an, jalan Soekarno – Hatta, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, bersama anggota Satlantas Polres Madiun, Selasa (3/4/2018).

Kasatlantas Polres Madiun Kota, Ajun Komisaris Polisi Purwanto Sigit Raharjo mengatakan, kronologis kejadiannya, Keduanya menghentikan kendaraan Avanza nomor polisi AE 1462 FL yang melaju dari arah selatan. Bukan berhenti sang pengemudi mobil justru melaju dengan kecepatan tinggi.

Dan oleh kedua anggota opsnal tersebut diikuti hingga memutar ke arah pasar Sleko, ke barat menuju Jalan Mayjend Sungkono hingga akhirnya ke arah Nguntoronadi, Kabupaten Magetan. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), kedua anggota Satlantas Polres Madiun Kota itu terjatuh.

“Yang jelas anggota kami AIPDA Atok meninggal dunia saat bertugas. Kalau Bripka Johan mengalami luka-luka,” ungkap AKP Sigit, Selasa (3/4/2018).

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini pengemudi mobil telah diamankan petugas di Satlantas Polres Madiun Kota untuk dimintai keterangan. Kendaraan roda empat itu berhasil diamankan di sekitar dusun Gorang-Gareng, Magetan oleh Polres Magetan, Polres Madiun Kota dan Polres Madiun Kabupaten.

Hingga berita ini diturunkan, AIPDA Atok Wahudi dibawa ke kamar jenazah RSUP Dr. Soedono Madiun. Sedangkan Bripka¬† Johan Hari menjalani perawatan di Puskesmas Taji Magetan. “Pengemudi mobil Avanza sudah kita amankan dan kita mintai keterangan di Mapolres Madiun Kota,” ujarnya.

Sementara itu, mertua almarhum AIPDA Atok, Sumono, ditemui di ruang jenazah RSUP dr. Soedono Madiun menyatakan, Atok memiliki dua anak. Ia dikenal sebagai sosok yang baik. Kemungkinan, almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) kelurahan Manisrejo, Kota Madiun.

“Punya anak dua,” tandasnya sambil bergegas masuk ke dalam mobil. (lem)

Share :

Baca Juga

Madiun

Gotong Royong Sebagai Pondasi Pembangunan Nasional

Madiun

Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Madiun

Madiun

KAI DAOP 7 Terjunkan Paramedis Cegah Virus Corona Covid 19

Madiun

Diduga Bunuh Diri, Pria Paruhbaya Tabrakan Dirinya ke Kereta Api Tangki

Madiun

UMKM Bertahan Ditengah Pandemi Covid – 19

Madiun

Awas,,,Pelaku Gendam Masih Bergentayangan Di Madiun

Madiun

DPRD : Melanggar Perda Ijin Kimura Dicabut

Madiun

WARTAWAN PROTES KINERJA DINAS KOMINFO KABUPATEN MADIUN