Home / Madiun

Jumat, 28 Februari 2020 - 10:02 WIB

Cegah Polusi, Pencemaran dan Limbah dengan Pengelolaan Sampah Berwawasan Lingkungan

Reporter : Salem

MADIUN, – Sebagai upaya pencegahan terjadinya polusi dan pencemaran udara, tanah dan air, Pemerintah Kota Madiun mengajak warga menjaga kelestarian lingkungan dengan menghindari pemakaian barang yang dapat menimbulkan polusi dan limbah serta terjadinya penumpukan sampah.

Hal tersebut disampaikan Walikota Madiun, Maidi, saat memberi sambutan pada kegiatan l Dan Pencegahan Pencemaran Udara Dari Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Dan Mewujudkan Perilaku Sadar Lingkungan, diruang rapat Kantor Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Kamis (27/2/2020).

Walikota Madiun mengatakan, Polusi merupakan suatu dampak yang tidak dapat dihindari seiring dengan meningkatnya aktifitas suatu wilayah baik disektor perekonomian, pembangunan dan kegiatan lingkungan. “Hal ini sangat penting disosialisasikan dan selalu saya sampaikan mengingat saat ini Kota Madiun semakin maju,” Kata Walikota Madiun.

Walikota Madiun Maidi saat memberikan pemaparan

Menurut Maidi, Polusi dan pencegahan pencemaran udara, air dan tanah merupakan tantangan bagi Pemerintah Kota Madiun, yang harus diantisipasi sejak dini karena adanya peningkatan pembangunan dan aktifitas pola hidup masyarakat. Hal lainya adalah bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya jumlah pengunjung yang masuk di Kota Madiun.

“Secara otomatis akan terjadi pula peningkatan tumpukan sampah dan limbah yang dihasilkan yang berpotensi terjadinya polusi dan pencemaran lingkungan. Untuk penanggulangannya dengan cara sistem pengelolaan yang berwawasan lingkungan,” Terang Maidi.

Contoh pengelolaan berwawasan lingkungan misalnya dengan cara mengolah dan memilah sampah untuk dijadikan barang yang bermanfaat sehingga tidak terjadi penumpukan sampah yang dapat menimbulkan pencemaran pada tanah, air dan udara, serta dapat menjadi sumber mata pencaharian warga Kota Madiun.

“Udara yang tercemar tidak baik dan dapat mengganggu kesehatan. Dampaknya muncul berbagai jenis penyakit. Untuk itu dengan penanaman pohon itu untuk menjaga ekosistem air dan tanah serta sebagai sirkulasi udara yang bagus,” Ungkapnya.

Semantara mendukung program Panca Karya ramah lingkungan, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektro (PTE) Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) berhasil merakit sepeda motor listrik yang tidak mengeluarkan polusi udara dan suara karena tidak menggunakan bahan bakar minyak.

Sepeda motor listrik yang diberi nama Bisma selain ramah lingkungan karena berkapasitas aki 36 volt dan 27 amper memiliki kamampuan melaju dengan kecepatan 20 kilometer per jam dengan kapasitas muatan 120 Kilogram. “Kalau akinya habis cukup dilakukan pengecasan selama dua jam,” Ujar Pramudya Ardi, Dosen Pendidikan Teknik Elektkro FKIP UNIPMA.

Pramudya Ardi, Dosen Pendidikan Teknik Elektkro FKIP UNIPMA.

Menurutnya, Bisma sebagai prototipe pertama dan digunakan sebagai dasar pengembangan produk selanjutnya. “Kedepan akan kita sempurnakan dengan desain yang lain sesuai kebutuhan. Karena Bhisma yang kita buat ini menggunakan rangka dan model sepeda laki laki,” Pungkas Pramudya.(lem/ad).

Share :

Baca Juga

Madiun

Perhatian Khusus Siswa Disabilitas di Kabupaten Madiun

Madiun

Babak Pertama Pertahanan Polres Madiun Jebol

Madiun

Peringatan HUT RI Tahun 2018, Sebanyak 387 Narapidana Di Madiun Mendapat Remisi

Madiun

Perilaku Kejahatan Narkoba di Kabupaten Madiun Berubah

Madiun

SBY ke Madiun Minta Menangkan Pasangan Khofifah-Emil

Madiun

Dorong Pertumbuhan Wisata Desa Hutan PT PLN (Persero) UPT Madiun Salurkan Bantuan PJSL

Madiun

Musim Libur Lebaran Akhirnya (Hanya) Diperbolehkan Mudik Lokal

Madiun

Bupati Melantik 125 Pejabat Fungsional Lingkup Pemkab Madiun