Home / Madiun

Sabtu, 15 Juni 2019 - 21:24 WIB

Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Acara Bersih Desa Klumutan

Reporter : Salem

MADIUN,- Sebagai ungkapan rasa syukur atas anugerah dan hasil bumi selama satu tahun warga desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun melaksanakan kegiatan bersih desa dengan menggelar pentas seni dan budaya, Jum’at (14/6/2019).

Sebagai puncak acara bersih desa tahun 2019 pemerintah desa Klumutan menggelar kesenian tradisonal wayang kulit dengan lakon Wahyu Tohjali bersama dalang Ki Cahyo Kuntadi dan sinden Kesi dari Blitar Jawa Timur, Jum’at (14/6).

Dalam sambutanya, Kepala Desa Klumutan, Agus Proklamator, mengatakan bersih desa bukan saja sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan agar desa Klumutan terhindar dari segala bentuk musibah, tetapi juga sabagai sarana komunikasi warga untuk bersilaturahmi.

Kepala Desa Klumutan, Agus Proklamator

“Bersih desa dilaksanakan sebagai ungkapan terima kasih kita atas segala anugerah juga sebagai sarana komunikasi warga dan untuk intropeksi atas musibah bencana banjir yang sempat menerjang desa Klumutan,” Kata Agus Proklamator.

Dikesempatan itu pula Kepala Desa Klumutan mengingatkan warga untuk tepat waktu dan taat membayar pajak. Menurutnya, pajak merupakan perwujudan dan peran serta wajib pajak dan andil masyarakat dalam melaksanakan pembiayaan negara dan program pembangunan nasional.

“Pembayaran wajib pajak juga merupakan peran wajib pajak untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Terang Agus Proklamator.

Selain pagelaran wayang kulit, pada Jum’at pagi seluruh warga desa Klumutan melaksanakan adat ziarah kubur dan melakukan Do’a bersama yang dilaksanakankan di makam makam di desa dan makam sesepuh cikal bakal desa Klumutan dan pentas seni tari Gambyong di Punden desa.

“Kirim Do’a bersama di makam leluhur oleh seluruh warga desa merupakan adat turun temurun yang tetap dilaksanakan hingga sekarang yang dilakukan diarea pemakaman umum yang ada didesa Klumutan dan juga Gambyong,” Ungkapnya.

 

Sebelum pagelaran wayang kulit dimulai warga desa mendapat siraman rohani oleh Ustad Sukron Kuntadi yang dikemas dalam Pengajian Umum Bersih Desa Klumutan Tahun 2019 yang dihadiri oleh jajaran Muspika, Perangkat desa, tokoh masyarakat dan segenap undangan.(lem/ad)

Share :

Baca Juga

Madiun

DPRD : Melanggar Perda Ijin Kimura Dicabut

Madiun

AKBP Raden Bobby Disambut Para Guru dan Tokoh Perguruan Silat

Madiun

Waspada!!! Pancasila Terancam Paham Radikalisme

Madiun

Dukung Pendidikan PT PLN Unit Madiun Serahkan Bantuan CSR Ke KB Nurul Ulum Nganjuk

Madiun

Majapahit Travel Fair 2018 Kabupaten Madiun Raih “The Best Atraction“

Madiun

Cegah Penyebaran Covid – 19, Wali Kota Madiun Jalani Vaksin Pertama Kali

Madiun

Masa Jabatan Habis, Pemdes Tulung Buka Pendaftaran Calon BPD

Madiun

Penggelaran Wayang Kulit Menggali Bakat Seniman Lokal