Home / Madiun

Rabu, 26 April 2017 - 18:39 WIB

Pengembangan Infrastruktur Untuk Peningkatan Produktivitas

Madiun – Pembangunan infrastruktur diseluruh wilayah Kabupaten Madiun oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun berdampak pada peningkatan hasil kuantitas maupun kwalitas produksi yang dihasilkan para petani. Menurut data yang diperoleh dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, di tahun 2016 banyak kegiatan insfrastruktur untuk peningkatan di bidang bidang dalam bentuk jaringan irigasi, sumur dangkal dan sumur dalam.

Kerja Bhakti pembersihan saluran air dan Irigasi.

 

Saat dikonfirmasi, Sumanto, Kabid Tanaman Hortikultura, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun menjelaskan, pembangunan infrastruktur tidak hanya dilakukan pada satu bidang, namun menyeluruh untuk meningkatkan hasil produksi disemua bidang.

Dilanjutkan, di Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun ada banyak bidang yang menangani banyak hal seperti Bidang Tanaman Pangan menangani tanaman Padi, Jagung dan Kedelai (pajale), Bidang Hortikultura untuk menangani tanaman horti semusim dan tahunan seperti buah-buahan, Bidang Peternakan yang bertugas menangani ternak kecil dan besar seperti kambing, sapi dan yang lain, Bidang Perkebunan, Bidang penyuluhan yang meliputi peningkatan SDM petugas lapangan dan yang terakhir adalah Bidang Perikanan. “Untuk Kabupaten Madiun hanya perikanan di air tawar,” ungkap Sumanto.

Sidak Kepala Dinas Pertanian Dan Perikanan bersama anggota DPRD Kabupaten Madiun

 

“Dengan adanya dukungan kegiatan pembangunan infrastruktur ini, luas tanam meningkat. Di tahun 2017 ini, diperkirakan mengalami peningkatan hingga 5 persen,” tegas Sumanto.

Dengan peningkatan yang cukup bagus ini tentu mengundang ketertarikan Taruna Akademi Militer (Akmil) TNI AD di Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun untuk belajar tentang pola tanam pada petani setempat disambut antusias oleh Kelompok Tani Sari Makmur Desa Gunungsari. Acara yang dihadiri oleh Kades Gunungsari, Koordinator PPL, Mantri Tani, Kelompok Tani Sari Makmur dan para Taruna Akmil ini berjalan dengan sukses.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Moch Nadjib, SP, MM mengatakan, tahun 2015 kemarin, Kelompok tani di Kabupaten Madiun menerima bantuan jaringan irigasi tingkat usaha tani (Jitut) 2015. Bantuan 50 juta untuk mengurangi kehilangan air, memperlancar saluran air.

“Jaringan irigasi ini bisa mengairi sawah seluas 65 Ha. Jadi wilayah sawah yang sebelumnya tidak terjangkau dapat terairi. Jadi bisa terairi sehingga produksi meningkat dan bisa semakin mempercepat musim tanam,” tegasnya.

Diharapkan, semuanya bisa berjalan dengan baik sehingga bisa meningkatkan kwalitas dan kwantitas produksi yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat petani.(Lim/ADV)

Share :

Baca Juga

Madiun

DPRD Kabupaten Madiun Gelar Rapat Paripurna Mendengar Jawaban Bupati Madiun Atas PU Fraksi Fraksi DPRD

Madiun

3.270 Liter Miras Dimusnahkan

Madiun

Tuntut Pengembalian Skema Lama, Driver Taxi Online Demo Kantor PT GoJek

Madiun

Antisipasi Gangguan Keamanan 100 Polisi Latihan Menembak

Madiun

Tentang Petugas Regristrasi Desa

Madiun

Dua Tahun Gagal Panen, Petani Tembakau Ajukan Bantuan Ke Dinas Perkebunan Provinsi

Madiun

Bansos Bulakrejo Belum “Clear”

Madiun

Petugas Gabungan Perketat Penjagaan Dipintu Perbatasan Kabupaten Madiun