Home / Madiun

Minggu, 10 Februari 2019 - 20:38 WIB

Polisi Uji Laboratorium Makanan Penyebab 36 Santri Keracunan

 

MADIUN, – Kasus keracunan yang menimpa 36 santri Babussalam, Desa Mojorejo Kebonsari Kabupaten Madiun terus ditindaklanjuti. Polisi tengah mengembangkan kasus keracunan massal yang dialami sejumlah santri.

Kapolsek Kebonsari, AKP Sumarji mengatakan, telah mengambil sampel soto dan buah melon yang diduga menjadi penyebab keracunan 36 santri, Sabtu (9/2/2019) lalu dan sudah mengirimkannya ke laboratorium Polda Jatim.

Sementara, lanjutnya, saat ini polisi telah memanggil dua orang. Yakni Nardi si penjual melon dan Siti si tukang masak soto, keduanya warga Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan.

“Kemarin kami ambil sampel soto dan buah melon. Hari ini kami memanggil penjual melon dan tukang msak soto,” kata AKP Sumarji, Minggu (10/2/2019) pada wartawan.

Perwira dengan pangkat balok tiga di pundak ini menjelaskan, keduanya dipanggil sebagai saksi. Belum ada dugaan untuk tersangka.

“Ya kita panggil saja. Untuk statusnya masih saksi. Belum ada penetapan tersangka,” tambahnya. Tercatat sebanyak 36 santri di Ponpes Babussalam dilarikan ke RSUD Dolopo dan Puskesmas Gantrung untuk mendapat perawatan intensif. Mereka merasakan sakit perut dan mual-mual sekitar pukul 02.00 Wib hingga 04.00 Wib, Sabtu (9/2/2019) usai mengonsumi soto dan buah melon pada Jumat (8/2/2019) malam. (jtn)

Share :

Baca Juga

Madiun

Aliansi Jurnalis Madiun Kecam Arogansi Aparat Terhadap Wartawan

Madiun

Kabupaten Madiun Revitalisasi Pasar Mlilir

Madiun

Cegah Penyebaran Covid – 19, Wali Kota Madiun Jalani Vaksin Pertama Kali

Madiun

Tentang Petugas Regristrasi Desa

Madiun

Polisi Bongkar Praktek Prostitusi Online Anak

Madiun

Upaya Pencegahan Gangguan Kamtibmas Pasca Kerusuhan 22 Mei Dan Sengketa Pemilu 2019 di Kabupaten Madiun

Madiun

Lunas Sebelum Hari Jadi Pemkab Madiun Berikan Reward Kepada Petugas Pemungut PBB-P2

Madiun

Forum Diskusi Percepatan Pembangunan Wisata Dikawasan Sekitar Hutan