Home / Madiun

Minggu, 16 Juni 2019 - 17:25 WIB

Upaya Pencegahan Gangguan Kamtibmas Pasca Kerusuhan 22 Mei Dan Sengketa Pemilu 2019 di Kabupaten Madiun

Reporter : Salem

MADIUN, – Mencegah terjadinya gesekan pasca kerusuhan 22 Mei dan sengketa Pemilu 2019, Polres Madiun bersama jajaran Forkopimda menggelar deklarasi damai di Aloon aloon Reksogati, Mejayan, Kabupaten Madiun, Minggu (16/6/2017).

Deklarasi damai dengan tajuk “DEKLARASI JATIM BERSATU MENUJU INDONESIA DAMAI” dikemas dalam kegiatan olah raga bersama Forkopimda dan elemen masyarakat guna menciptakan wilayah Jawa Timur aman dan damai khususnya di Kabupaten Madiun.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro, mengatakan menyikapi situasi nasional masyarakat dihimbau bijak dalam berkomunikasi dan menggunakan media sosial sehingga tidak menimbulkan konflik yang merugikan diri sendiri dan masyarakat.

“Karena dampak yang ditimbulkan dari informasi yang belum jelas sangat luas. Apalagi didukung dengan kebebasan penggunaan medsos,” Kata Ahmad Dawami, Minggu (16/6/2019).

Lebih lanjut bupati Madiun mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan suasana kondusif selama proses sidang sengketa Pilpres 2019. Dan tidak mudah terprovokasi dan mewaspadai setiap isu yang berkembang.

“Bersama TNI dan Polri kita melakukan pendekatan dan tindakan preventif kepada masyarakat untuk mengurangi atau mencegah konflik selama sidang sengketa Pilpres berlangsung,” Terangnya.

Sementara Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono, mengungkapkan, gelora deklarasi damai dilaksanakan secara serentak diseluruh kabupaten/kota di Jawa Timur sebagai antisipasi gangguan keamanan pasca kerusuhan 22 Mei dan proses sidang sengketa Pilpres 2019.

“Kita gelorakan deklarasi damai untuk mencegah konflik pasca kerusuhan 22 Mei dan sengketa Pilpres merebak ke Jawa Timur khususnya di Kabupaten Madiun,” Ujar AKBP Ruruh Wicaksono.

Dia mengungkapkan, Polres Madiun bersama TNI telah melakukan antisipasi gangguan keamanan sejak sebelum kerusuhan 22 Mei dengan melakukan patroli dan razia di pintu keluar masuk kabupaten Madiun.

“Dan saya menghimbau kepada masyarakat agar mewaspadai pihak pihak tertentu yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa melalui Medsos, menjaga keutuhan NKRI serta menciptakan situasi yang aman dan damai,” Lanjutnya.

Usai Deklarasi Jatim Bersatu Menuju Indonesia Damai dihadiri oleh Bupati Madiun, Wakil Bupati Madiun, Kapolres Madiun, Dandim 0803 Madiu, Sekda Madiun, Ketua DPRD Madiun, Ketua Kajari, Ketua PN, Kepala Dinas, Kepala Badan dan Direktur BUMD dan RSUD.(lem)

Share :

Baca Juga

Madiun

Peningkatan Infrastruktur dan Pembangunan Talud Penahan Longsor di Monumen Kresek

Madiun

Puskesmas Oro Oro Ombo Dilengkapi Ruang Poliklinik Untuk Optimalkan Pelayanan

Madiun

Amankan Nataru Daop 7 Terjunkan 2 K9 dan 384 Personil Gabungan

Madiun

Diusung Tiga Partai, Ahmad Dawami Dan Hari Wuryanto Daftar Ke KPU

Madiun

Kurang Dari Lima Bulan Satpol PP Bongkar Ribuan Iklan Bodong

Madiun

Penghargaan KLA Tahun 2019 Kado Hari Jadi Kabupaten Madiun Ke 451

Madiun

Perilaku Kejahatan Narkoba di Kabupaten Madiun Berubah

Madiun

PT PLN (Persero) Kembali Serahkan Bantuan PJSL kepada Pokmas “Dusun Waluhtowo” Pacitan